Rhabdomyolysis

Rhabdomyolysis

3 mins read

Pernah selesai olahraga lalu otot terasa sakit selama beberapa hari?

Dalam kebanyakan kasus, itu adalah hal yang normal. Tubuh sedang beradaptasi terhadap aktivitas yang lebih berat dari biasanya. Namun pada kondisi yang jauh lebih jarang, nyeri otot yang terasa sangat berat juga bisa menjadi tanda kondisi yang disebut rhabdomiolisis (rhabdomyolysis).

Rhabdomiolisis sering dikaitkan dengan olahraga ekstrem, latihan berlebihan, atau aktivitas fisik yang terlalu mendadak. Meski tidak umum terjadi, kondisi ini cukup penting dikenali karena tidak hanya melibatkan otot, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi tubuh secara keseluruhan.

Lalu sebenarnya apa itu rhabdomiolisis? Dan bagaimana membedakannya dengan pegal otot biasa?


Apa Itu Rhabdomiolisis?

Rhabdomiolisis adalah kondisi ketika sel otot mengalami kerusakan dalam jumlah besar sehingga isi di dalam sel ikut dilepaskan ke aliran darah.

Otot normal akan mengalami proses adaptasi setelah digunakan.

Namun ketika kerusakan yang terjadi terlalu besar atau terlalu cepat, tubuh harus bekerja lebih keras untuk membersihkan sisa-sisa kerusakan tersebut.

Salah satu zat yang sering dibahas adalah myoglobin, yaitu protein di dalam otot yang berperan membawa oksigen.

Karena itu, rhabdomiolisis bukan sekadar rasa pegal atau capek setelah aktivitas.


Bagaimana Rhabdomiolisis Terjadi?

Bayangkan otot seperti spons yang terdiri dari jutaan serat kecil.

Saat olahraga atau aktivitas fisik, serat tersebut menerima tekanan lalu pulih kembali.

Pada rhabdomiolisis, tekanan yang diterima terlalu besar sehingga sejumlah sel mengalami kerusakan berlebihan.

Proses sederhananya:

Aktivitas / cedera berat

Kerusakan sel otot

Isi sel masuk ke aliran darah

Tubuh mencoba membersihkan

Muncul gejala dan respons sistemik


Apakah Rhabdomiolisis Sama dengan DOMS?

Tidak.

Ini salah satu kebingungan yang paling sering terjadi.

DOMS (Delayed Onset Muscle Soreness) adalah nyeri otot yang umum muncul 24–72 jam setelah latihan.

Sedangkan rhabdomiolisis merupakan kondisi yang berbeda.

DOMS Rhabdomiolisis
Umum setelah olahraga Jauh lebih jarang
Nyeri ringan–sedang Dapat terasa sangat berat
Membaik bertahap Bisa semakin mengganggu
Fungsi otot masih relatif baik Dapat disertai kelemahan

Baca juga: Apa Itu DOMS? Mengapa Otot Pegal Setelah Olahraga


Gejala Rhabdomiolisis yang Perlu Dikenali

Gejala tidak selalu muncul lengkap.

Namun beberapa tanda yang sering diperhatikan meliputi:

1. Nyeri otot yang terasa tidak biasa

Bukan sekadar pegal.

Rasa nyeri dapat jauh lebih berat dibanding aktivitas yang dilakukan.

2. Otot terasa lemah

Sebagian orang merasa kesulitan melakukan gerakan yang biasanya mudah.

3. Otot terasa bengkak atau tegang

Area tertentu dapat terasa penuh atau lebih keras.

4. Perubahan warna urine

Pada sebagian kasus urine dapat terlihat lebih gelap.

Namun kondisi ini tidak selalu terjadi.

5. Tubuh terasa sangat lelah

Keluhan ini sering diabaikan karena dianggap normal setelah olahraga.


Penyebab Rhabdomiolisis

Meski sering dikaitkan dengan gym, penyebabnya jauh lebih luas.

1. Aktivitas fisik yang terlalu mendadak

Contohnya:

  • langsung kembali olahraga berat setelah lama berhenti
  • latihan volume tinggi tanpa adaptasi
  • mengikuti tantangan olahraga ekstrem

2. Cedera otot

Benturan besar atau tekanan berkepanjangan dapat meningkatkan risiko.

3. Paparan panas dan kurang cairan

Aktivitas berat pada lingkungan panas menambah beban tubuh.

4. Kondisi medis tertentu

Pada beberapa kasus, dokter juga dapat mempertimbangkan faktor medis lain.


Siapa yang Lebih Berisiko Mengalami Rhabdomiolisis?

Kondisi ini lebih sering diperhatikan pada:

  • orang yang baru mulai olahraga intens
  • atlet dengan peningkatan beban terlalu cepat
  • pekerja fisik
  • individu yang berlatih tanpa waktu pemulihan cukup

Namun bukan berarti aktivitas fisik berbahaya.

Justru olahraga tetap merupakan bagian penting dari kesehatan jika dilakukan secara bertahap.


Kapan Nyeri Otot Setelah Olahraga Perlu Diperhatikan?

Sebagian besar nyeri setelah aktivitas akan membaik sendiri.

Namun pertimbangkan evaluasi lebih lanjut jika:

  • nyeri terasa jauh lebih berat dari biasanya
  • kelemahan otot nyata
  • pembengkakan semakin bertambah
  • gejala tidak membaik
  • aktivitas sehari-hari terganggu

Tujuan evaluasi bukan untuk membuat panik, tetapi membantu membedakan proses pemulihan normal dan kondisi yang membutuhkan perhatian lebih.


Bagaimana Diagnosis Rhabdomiolisis Dilakukan?

Dokter biasanya mempertimbangkan beberapa hal:

  • Riwayat aktivitas: Kapan mulai muncul dan apa yang memicunya.
  • Pemeriksaan fisik: Untuk melihat kondisi otot dan fungsi tubuh.
  • Pemeriksaan laboratorium: Pemeriksaan tertentu dapat membantu melihat apakah terdapat tanda kerusakan otot.

Apakah Rhabdomiolisis Bisa Pulih?

Banyak orang yang mengalami kondisi ini dapat pulih dengan penanganan yang sesuai.

Pemulihan dipengaruhi oleh:

  • penyebab
  • tingkat keparahan
  • kondisi tubuh
  • kecepatan evaluasi

Karena itu, mengenali gejala sejak awal tetap penting.


Cara Mengurangi Risiko Rhabdomiolisis Saat Berolahraga

1. Tingkatkan intensitas secara bertahap

Jangan mencoba mengejar volume latihan sekaligus.

2. Jangan abaikan pemulihan

Istirahat adalah bagian dari proses latihan.

3. Perhatikan hidrasi

Terutama pada cuaca panas.

4. Dengarkan respons tubuh

Tidak semua rasa sakit adalah tanda progres.


Pertanyaan Umum Seputar Rhabdomiolisis

Apakah rhabdomiolisis sama dengan pegal otot?

Tidak.

Apakah semua nyeri setelah gym adalah rhabdomiolisis?

Tidak. Sebagian besar hanyalah respons adaptasi normal.

Apakah olahraga harus dihindari?

Tidak. Aktivitas fisik tetap penting jika dilakukan secara bertahap.

Apakah rhabdomiolisis hanya terjadi pada atlet?

Tidak selalu.


Kesimpulan

Rhabdomiolisis adalah kondisi ketika kerusakan otot terjadi dalam jumlah besar hingga melepaskan isi sel ke aliran darah.

Walau sering dikaitkan dengan olahraga berat, kondisi ini berbeda dengan DOMS atau pegal biasa.

Memahami perbedaannya membantu kita tetap aktif bergerak tanpa mengabaikan sinyal tubuh yang perlu diperhatikan.

Spine Clinic Family Holistic

Spine Clinic Family Holistic merupakan klinik rehabilitasi yang menangani berbagai gangguan tulang dan otot pada pasien dewasa maupun anak.