Winged Scapula

Winged Scapula

4 mins read

Apakah Anda pernah melihat seseorang dengan kondisi tulang belikat punggung belakang menonjol keluar secara berlebihan seperti gambar diatas? Kondisi ini dinamakan Winged scapula, atau yang dikenal sebagai scapula winging, yaitu kondisi medis yang mengakibatkan tulang belikat menonjol keluar atau menjauh dari dinding dada secara tidak normal.

Meskipun merupakan kondisi yang jarang terjadi, namun dapat menyebabkan ketidaknyamanan serta mempengaruhi kemampuan seseorang untuk menjalani aktivitas sehari-hari dengan baik.

Dalam artikel ini, kita akan membahas winged scapula secara mendalam, termasuk penyebab, gejala, diagnosis, dan opsi pengobatan yang tersedia.


Apa Itu Winged Scapula?

Winged scapula adalah kondisi di mana terjadi penonjolan atau pergeseran tulang belikat dari posisi normalnya, sehingga terlihat menonjol keluar dari bagian belakang dinding dada.

Tulang belikat, atau yang juga dikenal sebagai skapula, adalah tulang pipih yang menghubungkan lengan atas dengan tulang selangka (klavikula).

Biasanya, tulang belikat berada secara rata di bagian belakang dinding dada. Namun, pada kondisi winged scapula, posisi tulang belikat cenderung menonjol keluar atau menjauh dari dinding dada.


Penyebab Winged Scapula

Winged scapula biasanya terjadi karena kerusakan pada saraf yang mengontrol otot-otot yang menjaga stabilitas dan mengatur gerakan tulang belikat. Kondisi ini bisa disebabkan oleh:

1. Trauma

Cedera langsung pada bahu dapat merusak saraf atau otot yang berperan dalam menjaga tulang belikat tetap stabil. Ini bisa terjadi karena berbagai situasi, seperti cedera olahraga, jatuh, kecelakaan mobil, atau cedera fisik lainnya.

2. Cedera Akibat Gerakan Berulang

Gerakan yang terus-menerus melibatkan bahu dapat menyebabkan kerusakan saraf, yang kemudian menyebabkan terjadinya winged scapula.

Contohnya adalah gerakan seperti mengangkat benda berat secara berulang atau melakukan aktivitas di atas kepala seperti melempar, berenang, atau mengangkat beban di atas kepala secara terus-menerus.

Gerakan-gerakan tersebut mungkin memberikan tekanan besar pada otot bahu dan tulang belikat, serta memaksa otot bekerja keras untuk menjaga stabilitas tulang belikat. Seiring berjalannya waktu, ini dapat menyebabkan cedera berlebihan, ketegangan otot, dan potensial kerusakan pada saraf.

3. Komplikasi Setelah Operasi

Beberapa jenis operasi yang melibatkan daerah sekitar tulang rusuk atau bahu, seperti operasi pengangkatan payudara atau toraks, mungkin menyebabkan kerusakan pada saraf atau gangguan fungsi otot, yang kemudian dapat mengakibatkan winged scapula. Namun, kondisi ini sangat jarang terjadi.

4. Penyebab Lain yang Non-Traumatik

Winged scapula juga dapat disebabkan oleh kondisi non-traumatik lainnya, seperti penyakit virus seperti polio atau influenza, reaksi alergi, atau paparan racun seperti insektisida. Selain itu, distrofi otot (lemah otot) juga dapat menjadi penyebab, baik akibat penggunaan obat-obatan tertentu atau karena kelainan bawaan.


Gejala Winged Scapula

Gejala winged scapula bisa bervariasi tergantung pada seberapa parah kondisinya. Nah, gejala umum meliputi:

1. Penonjolan atau Pergeseran Tulang Belikat

Salah satu tanda yang paling jelas dari winged scapula adalah penonjolan tulang belikat dari dinding dada.

Bagian dalam tulang belikat yang terkena akan tampak lebih menonjol dibandingkan dengan sisi yang berlawanan. Penonjolan ini biasanya menjadi lebih jelas ketika pasien menggerakkan lengannya menjauhi tubuh.

2. Nyeri atau Ketidaknyamanan

Beberapa orang dengan winged scapula mungkin mengalami nyeri atau ketidaknyamanan di daerah tulang belikat, leher, bahu, dan punggung atas.

3. Keterbatasan Gerakan

Kondisi ini juga dapat menyebabkan keterbatasan gerakan atau kelemahan di lengan atau bahu. Hal ini dikarenakan munculnya rasa tidak nyaman atau kesulitan saat melakukan gerakan tertentu.


Diagnosis Winged Scapula

Untuk menentukan diagnosis yang tepat, dokter harus memahami kondisi pasien dengan baik agar dapat merencanakan program terapi yang sesuai.

Proses diagnosis winged scapula dimulai dengan wawancara medis untuk mengumpulkan informasi tentang riwayat kesehatan, gaya hidup, dan awal mula kondisi tersebut.

Selanjutnya, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, yang mencakup penilaian bentuk dan posisi tulang belikat untuk mencari tanda-tanda winged scapula yang jelas.

Dokter juga akan meminta pasien untuk melakukan gerakan tertentu untuk menilai rentang gerak, tingkat nyeri, dan kekuatan otot-otot tertentu, guna mengidentifikasi adanya tanda-tanda disfungsi saraf.

Selanjutnya, dokter mungkin akan memesan pemeriksaan penunjang seperti rontgen atau MRI untuk memastikan tidak ada kelainan lain pada bahu. Jika diperlukan, dokter juga dapat melakukan elektromiografi (EMG) untuk memeriksa gangguan saraf yang dapat mempengaruhi otot-otot yang mengontrol tulang belikat.

Jika hasil pemeriksaan menunjukkan adanya masalah yang lebih kompleks, dokter akan merujuk pasien ke dokter spesialis ortopedi atau saraf untuk evaluasi lebih lanjut.


Pengobatan Winged Scapula

Pengobatan winged scapula tergantung pada penyebab dan tingkat keparahan kondisi. Beberapa pilihan pengobatan meliputi:

1. Fisioterapi

Fisioterapi menjadi salah satu pendekatan utama dalam pengobatan winged scapula. Dokter dan fisioterapis bekerja sama untuk merancang program latihan khusus yang bertujuan meningkatkan kekuatan dan fleksibilitas otot-otot yang mengendalikan gerakan tulang belikat.

Program ini juga bertujuan mempertahankan rentang gerak bahu dan lengan, membantu menstabilkan tulang belikat, serta mencegah kemungkinan komplikasi seperti frozen shoulder.

Beberapa contoh latihan penguatan dan peregangan otot-otot di sekitar tulang belikat yang direkomendasikan untuk kasus winged scapula adalah sebagai berikut:

a) Scapular Push-up

scapular push up

Latihan ini bertujuan untuk memperkuat otot-otot yang mengontrol gerakan tulang belikat.

Berikut adalah langkah untuk melakukan scapular push up:

  1. Mulai dengan posisi push-up biasa, tetapi pastikan bahu Anda berada di atas tangan Anda.
  2. Angkat bahu Anda ke atas sebanyak yang Anda bisa, membuat “tonggak” di antara tulang belikat.
  3. Kendurkan kembali bahu Anda dengan lembut, menjaga lengan lurus.
  4. Ulangi gerakan ini dalam pola yang lancar dan terkendali, fokus pada kontraksi otot bahu dan punggung atas.
  5. Lakukan beberapa set dengan repetisi yang sesuai dengan tingkat kekuatan dan kenyamanan Anda.
  6. Pastikan untuk menjaga postur tubuh yang baik dan perhatikan pernapasan Anda.

b) Wall Angel dan Wall Slide

wall slide exercise

Untuk meningkatkan mobilitas serta fleksibilitas otot di sekitar bahu, punggung atas, dan leher, latihan seperti Wall Angel dan Wall Slide bisa sangat bermanfaat.

Berikut adalah langkah untuk melakukan latihan ini:

  1. Berdirilah tegak dengan punggung, kepala, dan bokong menyentuh dinding. Pastikan tumit Anda sekitar 6-12 inci dari dinding.
  2. Letakkan tangan Anda di sisi Anda dengan siku membentuk sudut 90 derajat, dan telapak tangan Anda menghadap ke depan.
  3. Perlahan-lahan dorong tangan Anda ke atas ke dinding sepanjang dinding. Pastikan untuk menjaga lengan lurus dan tetap dalam kontak dengan dinding.
  4. Kemudian, dengan gerakan yang terkendali, turunkan lengan Anda kembali ke posisi awal dengan meluncurkan tangan ke bawah di dinding.
  5. Rasakan kontraksi otot bahu dan punggung atas saat Anda mendorong dan menarik tangan Anda di dinding.
  6. Ulangi gerakan ini sebanyak yang diinginkan atau sesuai dengan rekomendasi latihan Anda.
  7. Pastikan untuk menjaga postur tubuh yang baik dan pernapasan yang teratur selama latihan.

2. Penggunaan Brace atau Arm Slings

Penggunaan brace atau arm slings bertujuan untuk menjaga tulang belikat pada posisi yang benar, membantu mengurangi gerakan abnormal yang dapat terjadi.

3. Obat-obatan

Dokter dapat meresepkan obat anti-inflamasi (NSAID), obat pelemas otot, analgesik, atau kombinasi dari ketiganya untuk mengurangi peradangan dan rasa sakit yang mungkin timbul akibat winged scapula.

4. Injeksi Steroid

Dalam beberapa kasus, dokter mungkin memberikan injeksi steroid ke daerah yang terkena untuk meredakan peradangan dan rasa sakit.

5. Tindakan Operasi

Jika winged scapula menjadi parah dan tidak merespons terapi konservatif, dokter dapat merekomendasikan tindakan operasi. Salah satu tindakan yang umum dilakukan adalah transfer saraf dan otot, dimana bagian yang sehat dari tubuh akan dipindahkan untuk memperbaiki kerusakan.


Jangka Waktu Pemulihan Winged Scapula

Waktu pemulihan dari winged scapula bervariasi tergantung pada penyebabnya, respon terhadap pengobatan, serta kondisi otot dan saraf yang terlibat. Namun, dengan pengobatan yang tepat, rasa sakit dapat dikurangi, mobilitas dapat ditingkatkan, dan fungsi bahu dapat dipulihkan, yang pada akhirnya akan meningkatkan kualitas hidup Anda.


Prognosis Winged Scapula

Prognosis kondisi ini bervariasi tergantung pada penyebab dan tingkat keparahan kondisi. Dengan penanganan yang tepat, banyak individu dapat mengurangi gejala dan memulihkan fungsi normal tulang belikat mereka.

dr. Juan Suseno, Sp.KFR

dr. Juan Suseno Haryanto, Sp.KFR menyelesaikan spesialisasi Ilmu Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi di Universitas Diponegoro pada tahun 2003. Beliau mempunyai peminatan pada tumbuh kembang anak dan penanganan nyeri dengan menggunakan modalitas dan latihan ilmu kedokteran fisik dan rehabilitasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published.